Selasa, 11 September 2018

Teknik Digital Dasar

Sistem Bilangan

Pengertian            
        System bilangan (number system) adalah  suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem bilangan yang sering dipergunakan oleh manusia adalah system biilangan desimal, yaitu sisitem bilangan yang menggunakan 10 macam symbol untuk mewakili suatu besaran.Sistem ini banyak digunakan karena manusia mempunyai sepuluh jari untuk dapat membantu perhitungan. Lain halnya dengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaan yaitu off (tidak ada arus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipakai dalam sistem bilangan binary yang mempunyai dua macam nilai  untuk mewakili suatu besaran nilai.
         Selain system bilangan biner, komputer juga menggunakan system bilangan octal dan hexadesimal.

Sistem Bilangan Desimal
 Bilangan desimal memiliki 10 simbol yaitu 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10. Sistem ini menggunakan basis 10. Dan biasanya bilangan desimal dapat ditulis pecahan ataupun integer desimal.
contoh pecahan desimal : 0,7 ; 0,25 ; 0,875
contoh integer desimal   : 8 ; 200 ; 967

 Sistem Bilangan Biner
Berbeda dengan sistem bilangan desimal, sistem biner hanya memiliki 2 simbol saja yaitu : 1 dan 0. Sistem ini menggunakan 2 basis saja. Dan penjumlahan pada sistem ini berbeda dengan sistem desimal.
contoh penjumlahan:
   1. 0 + 0 = 0
   2. 1 + 0 = 1
   3. 0 + 1 = 1
   4. 1 + 1 = 0  
Contoh bilangan biner  :
1 10 11 100 101 111 1000 1001 1010
                             
   21          22                     23
Jika dilihat lebih jelas,sebenarnya bilangan biner membentuk sebuah pola yaitu menggunakan 2n. Untuk mengubah bilangan desimal ke biner juga menggunkan pola 2n dengan tujuan untuk memudahkan kita dalam mengubahnya.Seperti contoh berikut
98 = 64 + 32 + 2
     = 26 + 25+ 2

     = 1 0 0 0 0 0 0
           1 0 0 0 0 0
                        10
        +
         1 1 0 0 0 1 0







sumber:
1. http://suparno-cipto.blogspot.com/2010/06/sistem-bilangan.html
2. buku catatan teknik digital